Bank UBS akan memberi klien akses ke cryptocurrency

Raksasa keuangan Swiss UBS Group berencana untuk menghadirkan alat untuk berinvestasi dalam cryptocurrency, dan juga menyatakan kesiapannya untuk memperkenalkan blockchain ke dalam proses bisnisnya.

Bank investasi UBS mulai menjajaki opsi untuk memberi kliennya kesempatan untuk berinvestasi dalam aset digital. Bank juga sedang mempertimbangkan penggunaan sarana investasi pihak ketiga.

Mengingat semakin besarnya minat investor terhadap aset kripto, UBS memandang perlu untuk menanggapi situasi tersebut agar tidak kehilangan pelanggan dan memenuhi kebutuhan mereka. Perlu dicatat bahwa analis UBS sebelumnya adalah waspada terhadap bitcoin, percaya bahwa volatilitas yang tinggi bisa mencegah dari menjadi sarana yang dapat diandalkan untuk perkembangan nilai.

Minggu lalu, CEO bank Swiss Julius Baer Group, Philipp Rickenbacher, mengatakan bahwa dia juga mulai berpikir untuk memberi klien bank akses ke cryptocurrency. Untuk itu, Rickenbacher siap membahas kemungkinan kerjasama dengan partner yang akan membantu mewujudkan ide tersebut. Namun, ketua Julius Baer menambahkan bahwa dirinya sendiri belum siap untuk melakukan transaksi dengan bitcoin.

CEO UBS Ralph Hamers mengatakan dia mengikuti perkembangan aset digital. Namun, manajemen UBS juga tertarik dengan teknologi blockchain yang mendasari cryptocurrency. Bank sedang menjajaki potensi blockchain dan kecerdasan buatan (AI) untuk mengurangi biaya dan lebih menargetkan kebutuhan pelanggan yang menuntut. Hamers percaya bahwa blockchain dapat memodernisasi infrastruktur bank yang ada, serta memberikan kondisi untuk menciptakan alat inovatif bagi karyawan dan produk bagi pelanggan.

Banyak bank menjadi serius dalam berinvestasi dalam cryptocurrency. Minggu lalu, bank Amerika Goldman Sachs mengumumkan peluncuran turunan bitcoin, dan Citigroup bermaksud meluncurkan platform untuk perdagangan dan penyimpanan mata uang kripto.

Content Writer , Pencarian.id

Saya adalah seorang Content Writer yang menulis banyak artikel Bahasa Indonesia Dan Berbahasa Inggris

Saya adalah pekerja lepas di Up Work International

Tinggalkan komentar